Indikator
  • Undercontruction

Warga Batam Serbu Pasar Murah TPID

Home / Peristiwa - Daerah / Warga Batam Serbu Pasar Murah TPID
Warga Batam Serbu Pasar Murah TPID Ketua Harian TPID Batam, Jefridin di tengah-tengah masyarakat saat diadakan pasar murah. (FOTO: Istimewa)

BATAMTIMES, BATAMWarga Batam antusias mengikuti kegiatan Pasar Murah Tim Pengendali Infasli Daerah (TPID) di bulan RamadhanPasar murah hari pertama digelar pada Kamis (7/6/2018) di halaman Kantor Camat Bengkong. Dan terakhir, di Batam Kota pada Selasa (12/6/2018) serta di GOR Radja Djakfar Kecamatan Sekupang siang harinya.

“Saya menyambut gembira, senang, masyarakat ramai. Artinya program ini memang dinantikan masyarakat. Hari ini hari terakhir, sebelumnya kita keliling di seluruh kecamatan. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat baik,” kata Ketua Harian TPID Batam, Jefridin.

Menurutnya pasar murah TPID ini bersama program Sembako Murah bersubsidi dari Pemerintah Kota Batam di awal Ramadhan terbukti mampu menekan inflasi. Berdasarkan paparan Badan Pusat Statistik, inflasi Batam Mei lalu bisa ditekan di angka 0,1. Lebih rendah dibanding Kota Tanjungpinang yang menyentuh angka 0,5.

“Kegiatan ini cukup mengitervensi harga pasar. Karena memang dijual dengan harga distributor, lebih murah dari pasar. Contohnya daging sapi beku dijual Rp 78.000 per kilogram. Di pasar Rp 90.000. Kalau beli 2 kg, bisa hemat Rp 20 ribuan. Lumayan kan. Begitu juga dengan yang lain seperti gula, beras, cabai. Untuk Batam, menurut kami, inilah program yang pas,” ungkap Sekretaris Daerah Kota Batam ini.

Mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam ini mengatakan pasar murah semakin menarik minat masyarakat dengan hadirnya produk-produk dari pasar ritel modern. Serta ada produk tambahan khas Ramadhan dan Idul Fitri seperti minuman soda dan kurma.

“Sejak dari awal saya turun, pantau di kecamatan. Memang ada beberapa yang harus diperbaiki, sarananya harus ditingkatkan, paling tidak tenda ditambah ke depan. Sehingga ke depan warga mengantre lebih nyaman. Di sisi waktu juga mungkin ke depan kalau bisa satu hari full di tiap kecamatan,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan, masyarakat Sekupang banyak menantikan komoditas daging sapi beku. Sambil memegang kupon, mereka menunggu kedatangan mobil pengangkut dari gudang distributor.

“Untuk di sini ada tiga distributor daging yang ikut. Totalnya sekitar 1,4 ton daging. Pembeliannya memang kita batasi, maksimal dua kilogram per orang. Pakai kupon, ada nomor antrenya,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setdako Batam, Zurniati.

Di hari terakhir pasar murah Ramadhan TPID ini antusiasme masyarakat Batam diakui meningkat. Khususnya untuk produk daging beku. 10 menit pertama 250 kupon sudah langsung habis.

“Dari keseluruhan pelaksanaan kemarin, hampir semuanya laku. Begitu sudah habis, baru warga pulang. Rata-rata dua jam habis,” sebutnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com