Luar Biasa, Ini Wujud Gambaran Perjuangan China Melawan Virus Corona

Home / Berita / Luar Biasa, Ini Wujud Gambaran Perjuangan China Melawan Virus Corona
Luar Biasa, Ini Wujud Gambaran Perjuangan China Melawan Virus Corona Demi lawan virus corona, wajah perawat di China mengalami kerusakan dan terluka bahkan ada yang rela menggunduli kepala. (FOTO: Istimewa)
Fokus Berita

TIMESBATAM, CHINA – Luar biasa, Perjuangan China melawan wabah Virus Corona (CoViD-19) tak hanya ditandai dengan membangun rumah sakit super cepat, namun perawatnya pun harus rela wajahnya rusak hingga mencukur gundul rambutnya.

Hingga kini Virus Corona memang masih terus menghantui seluruh belahan dunia, terutama China. Hingga Minggu (16/2/2020) malam jumlah kematian akibat virus ini mencapai 1.669 orang dengan kasus 69.264 orang terinfeksi.

Di balik kegerahan negara-negara atas merebaknya virus ini, China paling berjibaku dalam upayanya mengendalikan korban-korban yang terus berjatuhan.

Demi-lawan-virus-corona-b.jpg

Maklum sumber virus itu ada di negeri tirai bambu tersebut, tepatnya dari Wuhan, Provinsi Hubei, China. Jumlah korban pun sebagian besar berada di China.

Tak ayal Pemerintah China pun melakukan upaya keras,mulai mengisolasi Kota Wuhan, membangun rumah sakit khusus dalam waktu 10 hari hingga mempekerjakan tim medis tidak henti dan terisolasi.

Kini pemandangan yang sungguh memilukan terkuak dengan terunggahnya wajah-wajah perawat yang rusak akibat mengenakan pakaian pelindung dan masker yang sangat ketat dalam waktu yang lama.

Tenaga medis di rumah sakit China wajib memakai pakaian pelindung lengkap mulai dari penutup kepala, baju hingga alas kaki khusus agar tidak tertular virus corona. Meski demikian ratusan tenaga medis itu pun tetap kebobolan karena ikut terinfeksi.

The Star melaporkan, perawat yang bekerja di Renmin Hospital of Wuhan University, Wuchang, Wuhan, China misalnya, mencukur rambutnya yang panjang untuk menghindari infeksi dari penderita virus corona.

Demi-lawan-virus-corona-c.jpg

"Agar bisa menyelamatkan lebih banyak orang, maka tenaga medis harus memastikan kesehatan dan keselamatan diri sendiri," kata salah seorang perawat.

Komisi Kesehatan Nasional China mengklaim telah mengorganisir tim yang terdiri dari 959 pekerja medis dari tujuh provinsi dan kota untuk ditugaskan di Wuhan sebagai pusat penyebaran wabah virus corona ini.

Menteri Komisi Kesehatan Nasional China, Ma Xiaowei menyatakan ada belasan tim tambahan lebih dari 1.600 staf medis yang dikirim ke daerah-daerah yang dilanda wabah virus corona, khususnya di provinsi Hubei. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com