Penangguhan Sementara Umrah, Biro Travel Berharap Pemerintah Beri Solusi Tepat

Home / Berita / Penangguhan Sementara Umrah, Biro Travel Berharap Pemerintah Beri Solusi Tepat
Penangguhan Sementara Umrah, Biro Travel Berharap Pemerintah Beri Solusi Tepat Doa bersama sebelum keberangkatan umrah dan pemotongan kue sebagai tanda Milad PT Sutra Tour Hidayah (FOTO: Istimewa)

TIMESBATAM, GRESIK – Perihal penghentian sementara layanan umrah oleh Kerajaan Arab Saudi, biro travel perjalanan umrah berharap kepada pemerintah agar memberi solusi yang tepat agar para jemaah tetap tenang.

Seperti yang diungkapkan biro perjalanan umrah PT Sutra Tour Hidayah kepada TIMES Indonesia. Owner Sutra Tour H Muhammad Shobur Sajad mengatakan jika pemerintah harus memberikan solusi yang cepat dan tepat perihal peristiwa ini.

"Harapan biro travel umrah ke pemerintah agar bisa menangahi masalah ini. Memberi kebijakan yang terbaik untuk biro sehingga usaha kita lancar dan tahu kondisi seperti ini banyak persiapan dan kerugian tentunya," katanya, Jumat (28/2/2020).

Shobur menyatakan, saat ini ada ratusan jemaah umrah yang diberangkatkan dari berbagai kota. Saat ini jemaah berada di Kota Makkah dan sebagian ada juga yang masih di Madinah.

Untuk para calon jemaah yang belum bisa berangkat, pihaknya akan melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman serta menjadwal ulang keberangkatan hingga kebijakan penghentian layanan umrah ini dicabut.

"Ada ratusan jemaah saya dari berbagai grup berada disini (Makkah). Tadi malam baru sampai sini, semua selamat dan tidak ada kendala," ungkapnya.

Sebagai informasi, Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan kebijakan penghentian ibadah umrah untuk sementara dilakukan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir penularan virus corona. Kebijakan ini berlaku di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Alasan pelarangan tersebut dikarenakan Indonesia masuk dalam list salah satu negara dengan potensi penyebar virus corona atau Covid-19.

Shobur menambahkan, peristiwa penghentian layanan umrah ini membuatnya merugi dan omzet juga turun. Menurutnya, kebijakan itu menyebabkan tiket pesawat dan hotel yang sudah dipesan tidak bisa dipergunakan. Bahkan menurut Shobur, atas kebijakan ini pihaknya melakukan perubahan jadwal pemberangkatan jemaah umrah ke tanah suci.

"Yang jelas kita omset mungkin ada penurunan, kita juga menenangkan jemaah. Namun kita tetep profesional pelayanan dan tidak ada biaya tambahan yang dibebankan jemaah," tambahnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com