Visa Progresif Umroh dan Haji Turun Menjadi Rp 1,1 Juta

Home / Berita / Visa Progresif Umroh dan Haji Turun Menjadi Rp 1,1 Juta
Visa Progresif Umroh dan Haji Turun Menjadi Rp 1,1 Juta Ilustrasi - Jemaah Haji Indonesia. (FOTO: Istimewa)
Fokus Berita

TIMESBATAM, JAKARTAVisa progresif umroh dan haji bagi jemaah yang menjalankan umroh atau haji lebih dari satu kali diturunkan oleh Kerajaan Arab Saudi dari SAR2000 (Rp 7,6 juta) menjadi satu harga yakni SAR300 setara Rp 1,1 juta.

Keputusan itu berdasarkan dekrit restrukturisasi visa kunjungan, haji dan transit yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi yang dituangkan dalam Keputusan Raja Salman tertanggal 5 Muharram 1441 H (5 September 2019) sebagai tindak lanjut dari Keputusan Dewan Kementerian tertanggal 4 Muharram 1441 H (4 September 2019).

Langkah ini sebagai bagian untuk mewujudkan Visi 2030 Arab Saudi. Kerajaan Arab Saudi memberlakukan visa progresif umroh sejak 2016, dan untuk visa progresif haji sejak 2018.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim mengatakan, Kementerian Agama juga menghormati keputusan Pemerintah Arab Saudi tersebut karena sepenuhnya merupakan kewenangan kerajaan.

"Biaya ini khusus untuk pemvisaan, di luar biaya electronic service dan layanan lainnya," kata Arfi.

Dengan terbitnya aturan baru tersebut, lanjut dia, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) perlu melakukan penyesuaian harga paket umrah yang telah dipasarkan secara proporsional.

"Namun, jangan menambahkan harga di atas biaya yang telah ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi tersebut," katanya lagi.

Pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap besaran harga referensi yang telah ditetapkan sebesar Rp 20 juta. Jika dianggap perlu, maka besaran harga referensi tersebut segera disesuaikan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com