Selain Salah Menyikat Gigi, Ini 4 Penyebab Gusi Berdarah yang Perlu Diperhatikan

Home / Gaya Hidup / Selain Salah Menyikat Gigi, Ini 4 Penyebab Gusi Berdarah yang Perlu Diperhatikan
Selain Salah Menyikat Gigi, Ini 4 Penyebab Gusi Berdarah yang Perlu Diperhatikan Ilustrasi Menyikat Gigi, (FOTO: Shutterstock)

TIMESBATAM, JAKARTA – Kebiasaan menyikat gigi yang salah sering disebut sebagai pemicu gusi berdarah. Gusi berdarah selain membuat tidak nyaman juga bisa mengganggu kesehatan mulut. Namun, selain menyikat gigi yang salah masih ada hal lain yang bisa menyebabkan gusi berdarah.

Dilansir dari Alo Dokter, berikut ini penyebab gusi berdarah selain karena cara menyikat gigi yang salah.

1. Radang gusi

Salah satu penyebab gusi berdarah adalah radang gusi. Radang gusi bisa dipicu oleh menempelnya plak gigi pada gusi. Plak yang menumpuk dan mengeras akan membentuk karang gigi dan menimbulkan peradangan pada gusi. Jika sudah seperti ini, gusi menjadi rentan berdarah.

2. Periodontitis

Radang gusi yang tidak diobati, bisa meningkatkan risiko terjadinya periodontitis, yaitu infeksi dan peradangan gusi yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi. Gejala utama periodontitis adalah gusi sering berdarah.

3. Kekurangan vitamin C dan K

Vitamin C berfungsi untuk mempercepat penyembuhan luka dan memperkuat tulang. Sedangkan vitamin K berperan penting dalam proses pembekuan darah. Apabila tubuh kekurangan vitamin C dan K, akan mudah terjadi perdarahan, termasuk pada gusi.

4. Leukemia

Gusi sering berdarah bisa menjadi salah satu tanda leukemia. Leukemia adalah kanker yang menyerang sel darah putih. Pada penderita leukemia, sel-sel darah putih yang meningkat jumlahnya bisa menurunkan jumlah trombosit. Padahal, trombosit diperlukan untuk menghentikan pendarahan. Kondisi ini membuat penderita leukemia rentan mengalami gusi berdarah, mimisan, dan tanda perdarahan lainnya.

Itulah empat penyabab gusi berdarah yang perlu Anda tahu selain kebiasaan menyikat gigi yang salah. Waspadai jika gusi berdarah yang Anda alami semakin parah. Kondisi ini bisa mempengaruhi kesehatan mulut serta bagian tubuh lainnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com