Pemerintah Diminta Antisipatif Soal Kenaikan Harga Minyak Dunia

Home / Ekonomi / Pemerintah Diminta Antisipatif Soal Kenaikan Harga Minyak Dunia
Pemerintah Diminta Antisipatif Soal Kenaikan Harga Minyak Dunia ILUSTRASI - Hulu Migas (FOTO: SKK Migas)

TIMESBATAM, JAKARTAKenaikan harga minyak mentah dunia yang berkisar antara USD 60-70, membuat harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami peningkatan pada bulan Februari kemarin.

Kenaikan tersebut menuai tanggapan dari anggota DPR RI Komisi VII Bambang Hariyadi, yang menanggapi bahwa kenaikan minyak mentah tersebut terus diperhitungkan dengan APBN yang dimiliki saat ini.

"Kami di Komisi VII selalu menyampaikan di saat pembahasan APBN kita punya perhitungan asumsi minyak. Jika hal tersebut melewati asumsi yang kita tetapkan sebelum pembahasan APBN, maka kita lakukan APBN P selama pemerintah menginginkan perubahan," ujarnya usai mengikuti peresmian Sumur Bor di Kecamatan Panti, Sabtu (7/4/2018).

Asumsi yang ditetapkan oleh Komisi VII DPR RI itu, menurut Bambang, digagas di parlemen sekitar USD 50 saja. Namun, bila Pemerintah masih merasa cukup maka parlemen akan menunggu.

"Selama tidak ada masalah pada APBN nya, maka kami akan tunggu dan terus kami ingatkan kepada Pemerintah setiap sidangnya untuk mengantisipasi kenaikan tersebut," imbuhnya.

Bambang menambahkan, untuk kenaikan-kenaikan harga minyak ini akan mempengaruhi keberlangsungan ekonomi dan stabilitas APBN yang ada. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com