Pilkada Serentak 2018

Bawaslu: Pelanggaran Pemilu Didominasi Keterlibatan ASN

Home / Berita / Bawaslu: Pelanggaran Pemilu Didominasi Keterlibatan ASN
Bawaslu: Pelanggaran Pemilu Didominasi Keterlibatan ASN Anggota Bawaslu Divisi Penindakan, Ratna Dewi (FOTO: bawaslu)

TIMESBATAM, JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyebut pelanggaran tertinggi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 adalah soal keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Anggota Bawaslu Divisi Penindakan, Ratna Dewi mengatakan, sejauh ini sudah ada 184 laporan pelanggaran yang masuk dan terekam ke dalam sistem pelaporan Bawaslu. Namun dari sekian banyak laporan tersebut, didominasi terkait pelanggaran netralitas ASN. 

"Tapi pada umumnya, yang paling tinggi pelanggarannya keterlibatan ASN dalam pelaksanaan kampanye pemilihan gubernur, bupati, wali kota," kata Dewi, Jakarta Pusat, Minggu (8/4/2018).

Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan merupakan daerah yang angka keterlibatan ASN-nya tinggi. ASN-ASN tersebut diketahui ikut dalam proses tahapan kampanye di daerahnya.

Namun dari laporan tersebut tidak terinci ASN yang bersangkutan melibatkan dirinya kepada calon petahana atau bukan. Hanya saja saat pelaksanaan pengawasan dilakukan, katanya banyak ASN yang terlibat dalam kegiatan kampanye.

"Memang angkanya tinggi dan sudah kami rekomendasi kepada Komisi ASN," katanya.

Sampai saat ini, lanjut dia, ada tiga kasus pelanggaran pemilu yang sudah diputus di pengadilan, yaitu kasus yang terjadi di Sulawesi Utara di Kota Kotamobagu dan Nusa Tenggara Timur (NTT).  Putusan di daerah tersebut sudah incracht, yakni terkait dengan pemalsuan dukungan untuk calon perseorangan. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com