Dana Desa Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa

Home / Berita / Dana Desa Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa
Dana Desa Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Desa Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo. (FOTO: Humas Kemendes PDTT For TIMES Indonesia)

TIMESBATAM, JAKARTA – Pengalokasian dana desa dari APBN terus meningkat. Dalam empat tahun ini, setidaknya pemerintah telah menyalurkan dana desa (DD) sebesar Rp 187 triliun untuk percepatan pembangunan desa

Pada tahun 2015 lalu, dana desa disalurkan sebesar Rp 20,7 triliun kepada 74.093 desa. Meningkat di tahun kedua, yakni 2016, menjadi Rp 47 triliun untuk 74.754 desa. 

Sementara, di tahun 2017, jumlah dana desa yang disalurkan kepada 74.910 desa mencapai Rp 60 triliun. Dan pada 2018 dengan jumlah yang sama yaitu Rp 60 triliun kepada 74.957 desa.  

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berperan dalam mengawal pemanfaatan dari dana desa tersebut.

Menteri Desa, PDTT, Eko Putro Sandjojo, menyebutkan ada dua macam jenis pembangunan di desa, yakni, pembangunan yang langsung berdampak untuk pertumbuhan ekonomi. 

Kemudian yang kedua sambung dia, pembangunan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup dasar masyarakat desa. Ke depan dana desa akan fokus menunjang perekonomian desa.

Lebih lanjut Mendes Eko mengungkapkan, bahwa dalam tiga tahun terakhir ini, dana desa telah membangun 123.145 kilometer jalan desa, 791.258 kilometer jembatan desa, 5.220 unit pasar desa, serta 26.070 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Selain itu, sebanyak 2.882 tambatan perahu juga dibangun, serta 1.927 unit embung, 28.091 unit irigasi, dan 3.004 unit sarana olahraga desa. Infrastruktur tersebut dibangun untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Sedangkan pembangunan yang bersifat peningkatan kualitas hidup masyarakat desa yakni 65.918 unit penahan tanah, 37.496 unit air bersih, 108.486 unit MCK, 5.314 unit Polindes, 38.217 unit drainase, 18.072 unit Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 11.424 unit Posyandu, dan 30.212 unit sumur.

"Program membuat MCK, air bersih, PAUD, Posyandu, turap, dan lainnya meningkatkan indeks pembangunan manusia di desa sehingga kualitas hidup masyarakat desa meningkat. Yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah program bikin jalan, pasar, jembatan, irigasi, walaupun dampaknya tidak langsung tapi lebih ada dampak terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Mendes Eko di Jakarta belum lama ini.(*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com