Hari Pendidikan Nasional

Hardiknas, Rektor UIN Malang Berharap SDM Indonesia Bisa Saingi AS

Home / Pendidikan / Hardiknas, Rektor UIN Malang Berharap SDM Indonesia Bisa Saingi AS
Hardiknas, Rektor UIN Malang Berharap SDM Indonesia Bisa Saingi AS Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)

TIMESBATAM, MALANGRektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris punya harapan khusus untuk pendidikan Indonesia di peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Apa itu? Pemimpin tertinggi UIN Malang ini berharap pendidikan nasional menghasilkan SDM Indonesia bisa menyaingi Amerika Serikat dan Tiongkok.

Harapan itu disampaikan Prof Haris lewat puisi yang dibuatnya. Rektor yang biasa menulis puisi ini memandang bahwa Hardiknas ini menjadi hari yang mampi memberi cahaya untuk menerangi manusia. 

"Pendidikan kita. Bagai pelita. Menerangi manusia. Dengan cahaya. Bebaskan buta. Membaca aksara. Menulis dengan pena. Memahami fenomena. Benda dan peristiwa. Agar bermakna. Dalam jiwa," tulis Haris.

Berikut puisi lengkap Prof Haris;

HARDIKNAS,
Beri Cahaya Terangi Manusia

Pendidikan kita.
Bagai pelita.
Menerangi manusia.
Dengan cahaya.
Bebaskan buta.
Membaca aksara.
Menulis dengan pena.
Memahami fenomena.
Benda dan peristiwa.
Agar bermakna.
Dalam jiwa.

Pendidikan sejati.
Mengubah diri.
Aktualisasi potensi.
Menjadi berarti.
Kuatkan manusiawi.
Semua sisi.
Tanpa selisih.

Pendidikan kini.
Selalu akumulasi.
Pengetahuan tanpa uji.
Berkat telekomunikasi.
Dengan IT.
Tanpa evaluasi.
Merusak diri.
Dengan sepi.
Pandai tapi tak mengerti.
Bak robot yang menanti.
Aplikasi dan operasi.

Beri cahaya.
Dalam sukma.
Jiwa para siswa.
Teladan pembina.
Laku puji dan dharma.
Agar berguna.
Bagi nusa dan bangsa.
Masa depan Indonesia.

Pendidikan kita.
Untuk semua.
Jangan pilih yang kaya.
Bantu yang kurang biaya.
Beri beasiswa.
Penuhi kebutuhannya.
Jangan salah.
Pilih yang berhak saja.

Mudahkan semua.
Pendidikan tinggi, dasar dan menengah. 
SEKOLAH dan MADRASAH. 
Penuhi fasilitas dana.
Negeri atawa swasta.
Sama cerdaskan bangsa. 
Jangan bedakan mereka.
Bantu secukupnya.

PKBM dan LKP ada.
Pendidikan luar sekolah. 
Jangan biarkan merana.
Kesulitan kurang biaya.
Padahal amat berguna.
Mendidik dan membina.
Kerja keras tanpa lelah.
Tanpa gedung yang megah.
Mereka membantu siapa saja.
Dengan metoda luar biasa.
Lihat saja yang ada.
Tanpa bantuan Pemda.
Mereka bisa bina warga.
Mendidik para pemuda.
Dengan alat seadanya.

PAUD kita. 
PG, TK dan RA.
Bibit bangsa.
Perlu perhatian semua.
Merekalah penentu negara.
Tahun dua ribu empat puluh lima.
Generasi emas kita.
Menjadikan Indonesia adidaya.
Bebas penjajah dari mana saja.

Selamat Hardiknas.
Semoga para pembina.
Guru negeri dan swasta.
Jadi pelita yang bercahaya.
Beri sinar terangi semua.
Hati, pikiran dan raga. 

Tapi jangan lupa. 
Akreditasi program dan lembaga. 
Untuk semua jenjang pendidikan kita. 
Agar dapat tingkatkan SDM kita.
Menuju Indonesia nan jaya.
Bisa saingi China dan Amerika. 

Bungurasih, 02 Mei 2018
'Abd Al Haris Al Muhasibiy_

Lewat puisi ini, Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris memberi pesan khusus pada masyarakat dan khususnya civitas akademika UIN Malang dalam menghadapi persaingan global pada momentum Hari Pendidikan Nasional. Khususnya di era peradaban digital dan teknologi ini. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com