Alokasi Kursi Dapil di Kota Probolinggo Berubah, Ini Rinciannya

Home / Berita / Alokasi Kursi Dapil di Kota Probolinggo Berubah, Ini Rinciannya
Alokasi Kursi Dapil di Kota Probolinggo Berubah, Ini Rinciannya Sosialiasi dapil alokasi kursi DPRD Kota Probolinggo oleh KPU (FOTO: Iqbal/TIMES Indonesia)

TIMESBATAM, PROBOLINGGO – Alokasi kursi di DPRD Kota Probolinggo, Jawa Timur, pada Pemilu 2019 tak berubah di angka 30. Tapi alokasi di tingkat daerah pemilihan (Dapil) berubah, sesuai keputusan KPU.

Dapil I yang meliputi Kecamatan Wonoasih dan Kanigaran, mendapat alokasi 12 kursi.

Alokasi untuk dapil II yang meliputi Kecamatan Kademangan dan Kedopok, naik dari 9 kursi pada pemilu 2014, menjadi 10 kursi pada pemilu 2019.

Sedangkan alokasi untuk dapil III yang meliputi Kecamatan Mayangan, turun dari 9 kursi pada pemilu 2014, menjadi 8 kursi dalam pemilu 2019 nanti. 

Perubahan itu disampaikan Ketua KPU Kota Probolinggo, Ahmad Hudri, dalam Sosialiasi Penetapan Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Kota Probolinggo, Senin (7/5/2018).

Tak hanya alokasi kursi di tingkat dapil yang berubah. Sistem pembagian kursi juga berubah. Namun yang ini, berlaku untuk semua daerah.

Jika selama ini pembagian kursi menggunakan sistem kuota hare, maka dalam pemilu 2019 nanti menggunakan sistem sainte league. "Ini keputusan KPU pusat," kata Hudri. 

Dengan sistem ini, perolehan suara setiap parpol peserta pemilu di setiap dapil, dibagi dengan angka 1, 3, 5, 7 dan seterusnya. Parpol dengan suara tertinggi di setiap pembagian, mendapatkan jatah kursi.

Sebagai informasi, 30 kursi di DPRD Kota Probolinggo saat ini dimiliki PDIP (8 kursi), Golkar (5 kursi), NasDem (4 kursi), PKB (4 kursi), Gerindra (3 kursi), PPP (3 kursi), Demokrat (2 kursi) dan PKS (1 kursi). (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com